Ernest Hemingway - (foto by time)

Jurnalis Skeptis

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.idCATATANKAKI – Suatu ketika, Ernest Hemingway, yang memulai kariernya sebagai penulis lebih dahulu menjadi wartawan The Toronto Star, diundang menghadiri konferensi pers oleh diktator Italia, Benito Mussolini. Bersama dengan wartawan-wartawan lain, Hemingway dihantar ke ruang Mussolini. Mereka mendapatkan diktator itu sedang asyik memerhatikan sebuah buku.

Sementara para wartawan lainnya menunggu, Hemingway berjinjit mendekati Mussolini untuk melihat buku apa yang sedang dibaca oleh sang diktator itu. “Kamus Perancis-Inggris, yang dipegang terbalik,” demikian tulis Hemingway kemudian dalam berita korannya.

Hemingway berjinjit mendekati Mussolini karena ia adalah wartawan. Seorang wartawan dituntut memiliki sikap skeptis alias keraguan. Skeptis adalah sikap tak lekas percaya pada apa yang didengar atau dilihatnya. Bagi seorang wartawan, keingintahuan adalah senjata yang harus selalu diasah.

Nah, bagaimana dengan keingintahuan tentang virus corona Covid-19. Apakah wartawan juga harus mendekati mereka yang menyandang status Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau mereka yang divonis positif corona hanya untuk akurasi dan verifikasi?

Sikap skeptis tetap mesti dimiliki wartawan. Namun untuk kasus Covid-19, wartawan mesti memedomani pola peliputan Covid-19 yang sudah disusun sejumlah Asosiasi Pers dan lembaga lainnya. Pola peliputan semacam ini telah diterapkan sejak lama, termasuk saat wabah H5N1 atau virus flu burung.

Wartawan harus menyajikan berita ke publik, namun penting pula menjaga keselamatan dan kesehatan orang-orang sekitarnya. Jaga jarak sesama wartawan, jaga jarak dengan sumber berita terkait Covid-19, bertanyalah pada gugus tugas yang dibentuk dan akan lebih baik wawancara via streaming audio/video/massenger.

Untuk pendalaman bertanyalah pada ahlinya: tokoh agama/ulama, dokter/ahli virus, atau jubir gugus tugas. JANGAN BERTANYA tentang COVID-19 PADA AYAM PETELUR.

Penulis

@zaza_ridwan

30 Agustus 2020

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

About Us

Katakerja.id adalah perusahaan pers dengan platform berita berbasis online yang dibuat berlandaskan kaidah-kaidah jurnalisme yang baik dan benar. Kami berharap bisa memberi manfaat dalam upaya menghadirkan optimisme dan menciptakan semangat positif di negeri ini.

Office

©2021  |  

katakerja.id  |  

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami