Andi Soraya Reno Sari - (foto dok pribadi)

Maaf, Jangan Ganggu Saya di Hari Jumat

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.id, CATATANKAKI – Cinta memang akan selalu menemukan jalannya. Seperti cinta pada kemanusiaan yang saban hari mendera perasaan seorang ibu rumah tangga di Makassar bernama Andi Soraya Reno Sari.

Disela kesibukannya sebagai seorang ibu rumah tangga, ibu dua anak ini tetap meluangkan waktu dengan menyisipkan ruang untuk kemanusiaan dalam aktivitas kesehariannya.

Sejak setahun lalu, ibu ini menjadikan hari Jumat sebagai hari spesial, hari yang dikhususkannya untuk berbagi pada sesama. “Awalnya hanya saya dan suami saya, pak. Cuma beberapa bulan terakhir, kami juga melibatkan donatur lainnya yang ingin ikut berpartisipasi,” terangnya.

Saban Jumat, ibu Bhayangkari ini memasak dan membagikan ratusan nasi dos untuk anak yatim di panti asuhan dan orang tak mampu lainnya. “Kami lakukan ini semata-mata hanya untuk berbagi dan meringankan beban orang lain, khususnya yang membutuhkan,” jelasnya.

Semua aktivitas kemanusiaan ini dikerjanya dengan penuh cinta di rumah dinas suaminya yang menjadi tempatnya bernaung selama ini di Asrama Polisi (Aspol) Toddopuli Makassar.

Bersuamikan Andi Hasrul Usman, seorang anggota Polri yang bertugas di Polsek Panakkukang Makassar, ibu rumah tangga berdarah Bugis asal Kabupaten Bone ini adalah alumni Sastra Jepang di Universitas Hasanuddin (Unhas).

Tanggung jawabnya sebagai seorang ibu rumah tangga memang mewajibkannya untuk bertanggungjawab penuh pada hidup dua anaknya yakni Andi Malika yang masih berusia 2 tahun serta Andi Muhammad Arsya yang berusia 1 tahun.

Namun, kecintaannya pada kemanusiaan juga tak pernah lekang, bahkan di tengah rutinitas keseharian sebagai ibu dan istri yang menuntut totalitasnya.

Untuk membantu beban sang suami menjaga asap dapur tetap berasap, Andi Soraya, juga mengisi hari-harinya sejak setahun lalu dengan berjualan makanan jadi di media sosial. “Saya jualan makanan siap saji dan penganan ringan khas Bugis Makassar di Instagram dan Facebook, pak termasuk via WhatsApp. Kalo di IG saya promo jualan di @Malikakitchen18, pak,” jelasnya sambil mewanti-wanti untuk tak mempublish foto dirinya. “Kalo mau diberitakan, iye jangan mi pasang fotoku, pak. Yang saya lakukan ini semata-mata urusan akhirat, bukan untuk hal yang lain.” Ia akhirnya baru mengiyakan ketika KataKerja.id berjanji hanya akan mempublish foto yang tak menampakkan wajahnya.

Tentang sedekah Jumat yang telah dilakoninya sejak setahun lalu, Andi Soraya mengaku awalnya hanya melibatkan dirinya dan sang suami. “Jadi awalnya saya yang masak dan suami yang antar ke panti asuhan, pak,” paparnya sembari menambahkan bahwa saat itu jumlah makanan yang disiapkan masih berjumlah puluhan dos setiap Jumat.

Namun lanjut Andi Soraya beberapa bulan lalu, tepatnya akhir tahun lalu, jumlah tersebut meningkat hingga ratusan dos setiap minggunya. “Kadang sampai 300 dos, pak. Itu terjadi setelah saya mengajak rekan-rekan yang lain untuk ikut terlibat dengan mengirimkan donasinya di nomor rekening saya.”

Hingga saat ini, Andi Soraya tetaplah seorang ibu rumah tangga dan seorang ibu Bhayangkari. Namun satu hal yang menjadi catatan yakni hari Jumat yang dijadikannya sebagai hari spesial untuk berbagi. “Saya selalu ingatkan suami saya, pak tentang kesibukan tambahan saya di hari Jumat. Maaf, itu hari spesial. Itu hari untuk cinta saya pada kemanusiaan,” tandasnya.

 

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

About Us

Katakerja.id adalah perusahaan pers dengan platform berita berbasis online yang dibuat berlandaskan kaidah-kaidah jurnalisme yang baik dan benar. Kami berharap bisa memberi manfaat dalam upaya menghadirkan optimisme dan menciptakan semangat positif di negeri ini.

Office

©2021  |  

katakerja.id  |  

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami