Malam Ini OPAB Gempa Gelar Bazaar Pendaki Gunung

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.id, BERITA – Organisasi Petualangan Alam Bebas Generasi Muda Pecinta Alam (OPAB Gempa) Makassar rencananya akan menggelar bazaar pendaki gunung, Senin (26/10/2020) malam.

Selain sebagai ajang silaturahmi para pecinta alam, bazaar tersebut juga akan dirangkaikan dengan technical meeting kegiatan OPAB Gempa bertajuk ‘Jejak 2830 Mdpl’.

Kepada KataKerja.id,  pembina OPAB Gempa Makassar, Mustari Zainal menjelaskan bahwa bazaar tersebut digelar di wall Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar, jalan Hertasning Barat (Lapangan Perumnas Tamalate).

“Rencananya juga akan ada penampilan musik dari teman-teman Rumah Balada Indonesia,” terang pecinta alam yang lebih sering disapa Bang Thari tersebut.

Menurut Bang Thari, kegiatan bertajuk ‘Jejak 2830 Mdpl’ akan berlangsung pada tanggal 28 hingga 30 Oktober 2020. Bertempat di seputar kawasan Dusun Lembanna dan Gunung Bawakaraeng Kabupaten Gowa.

Bang Thari menjelaskan bahwa secara garis besar, ‘Jejak 2830 Mdpl’ adalah gerakan aksi penanaman pohon dan aksi bersih sampah di Gunung Bawakaraeng.

“Kegiatan ini diawali dengan penanaman bibit pohon di area air terjun Lembanna yang merupakan titik start aksi penanaman menuju ke Pos 5 hingga ke puncak Gunung Bawakaraeng yang memiliki ketinggian 2830 meter dari permukaan laut (Mdpl). Bukan hanya sekedar penghijauan dan aksi bersih saja, namun ada juga kegiatan lomba foto konservasi,” terangnya.

Dalam lomba foto Konservasi dengan tema, “Gelora Spirit Kepedulian Pada Alam & Lingkungan” tersebut, peserta dibebaskan untuk mengambil foto dan mengupload fotonya di sosial media sesuai regulasi dari panitia. Juara foto kontes nantinya akan diumumkan 3 hari setelah kegiatan selesai.

Menurut Bang Thari, kegiatan tersebut diikuti puluhan kelompok/organisasi pencinta alam dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Masing-masing kelompok beranggotakan 3 orang.

Tentang tujuan dari kegiatan tersebut, Bang Thari menjelaskan bahwa ‘Jejak 2830 Mdpl’ adalah sebagai wujud tanggungjawab dan kepedulian pecinta alam terhadap kondisi Gunung Bawakaraeng yang kian memprihatinkan. 

“Sampah menjadi salah satu masalah serius di Gunung Bawakaraeng. Padahal masalah sampah di atas gunung sebenarnya bisa diselesaikan dengan mudah dan sangat gampang. Yang diperlukan hanya melalui kesadaran kita masing-masing. Biasakan mendaki gunung tanpa meninggalkan jejak sampah. Buanglah sampah pada tempatnya dan bukan di gunung, sebab gunung anti sampah,” tutur Thari.

Organisasi Petualangan Alam Bebas Generasi Muda Pecinta Alam (OPAB Gempa) Makassar adalah organisasi pencinta alam di Makassar yang berdiri pada tanggal 14 November 1994. OPAB Gempa telah mencatat begitu banyak jejak rekam, khususnya dalam kegiatan-kegiatan kepencintaalaman.

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

About Us

Katakerja.id adalah perusahaan pers dengan platform berita berbasis online yang dibuat berlandaskan kaidah-kaidah jurnalisme yang baik dan benar. Kami berharap bisa memberi manfaat dalam upaya menghadirkan optimisme dan menciptakan semangat positif di negeri ini.

Office

©2021  |  

katakerja.id  |  

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami